SINJAI, — Viral sejak kemarin, Warga Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai memperbaiki jalan rusak di ruas Borong Kalukue dengan menggunakan dana pribadi. Perbaikan tersebut dilakukan karena kondisi jalan yang sudah lama rusak dan belum mendapatkan penanganan dari pemerintah.

Sekitar 30 orang warga ikut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut. Warga membeli kerikil secara mandiri dan menghamparkan ke badan jalan untuk memperbaiki akses yang rusak. Kegiatan ini dimulai pada 24 Maret 2025 tanpa keterlibatan pemerintah daerah.

BACA JUGA :  Masyarakat Perbaiki Jalan Penghubung Sinjai–Bulukumba Secara Swadaya di Lembang Gogoso

Jalan di Borong Kalukue menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jalan tersebut mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, serta mobilitas warga. “Kondisi jalan yang rusak parah membuat pengguna jalan merasa tidak aman dan terganggu dalam beraktivitas,” kata Aktivis Sinjai, Isyal Aprisal, kepada Insertrakyat.com, Rabu (25/3/2026).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar masyarakat. Ia menyatakan bahwa tanggung jawab perbaikan jalan seharusnya berada di pihak pemerintah, bukan dibebankan kepada warga.

BACA JUGA :  Masyarakat Perbaiki Jalan Penghubung Sinjai–Bulukumba Secara Swadaya di Lembang Gogoso

Isyal Aprisal menyampaikan bahwa masyarakat mempertanyakan peran pemerintah dalam menangani infrastruktur desa. Ia menegaskan bahwa penggunaan dana pribadi oleh warga menjadi indikasi adanya masalah dalam pengelolaan dan perhatian terhadap fasilitas umum.

“Masyarakat Desa Saotengah berharap pemerintah daerah meningkatkan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur. Warga menginginkan akses jalan yang layak agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Isyal.

BACA JUGA :  Masyarakat Perbaiki Jalan Penghubung Sinjai–Bulukumba Secara Swadaya di Lembang Gogoso

Penulis : Supriadi Buraerah