JAKARTA,— Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan sejumlah aktivis serta komunitas masyarakat di rumah dinasnya pada Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (15/3/2026).

Sultan B. Najamudin menyampaikan peran aktivis memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Ia menilai aktivis berperan sebagai penggerak gagasan dan perubahan sosial di tengah masyarakat.

BACA JUGA :  Sekolah Pascasarjana UNJ Perkuat Yayasan Nurul Iman Jadi Pusat Unggulan

Sultan mengibaratkan proses perjuangan aktivis seperti siklus menanam gagasan hingga menghasilkan perubahan.

“Prosesnya seperti menanam. Ada pembibitan gagasan, menyemai, menanam, merawat hingga akhirnya menikmati hasil dari tanaman tersebut,” ujar Sultan.

Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Azhar Sidiq menegaskan aktivis harus mampu menjawab tantangan zaman melalui gagasan yang lahir dari proses diskusi dan kajian intelektual.

BACA JUGA :  Pidana Mati di KUHP Baru Disertai Masa Percobaan 10 Tahun, Bisa Diubah Jadi Penjara Seumur Hidup

Azhar mengatakan forum diskusi menjadi ruang penting bagi aktivis untuk merumuskan gagasan serta membangun opini publik secara akademis.

“Sebagai aktivis kita harus mampu menjawab tantangan zaman. Forum diskusi menjadi ruang merumuskan gagasan dan opini dari pertukaran pemikiran. Hasil diskusi itu harus disampaikan secara akademis agar menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Azhar.

BACA JUGA :  Menteri HAM Dorong Kepala Daerah Implementasikan HAM dalam Asta Cita

Silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut mempertemukan aktivis, komunitas masyarakat, dan sejumlah tokoh dalam suasana kebersamaan Ramadan.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi serta pembangunan bangsa.

 Ikuti Berita Insertrakyat.com