SINJAI, INSERTRAKYAT.com — Isu yang menyebutkan bahwa Polsek Sinjai Timur menghentikan penanganan kasus pencurian di Desa Tongke-Tongke tidak benar. Kapolsek Sinjai Timur, AKP Muksin Sirajuddin, menegaskan bahwa perkara pencurian yang terjadi di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai pada September 2025 masih dalam tahap penyelidikan.

AKP Muksin Sirajuddin menyatakan pihak kepolisian masih menangani perkara tersebut.

“ Jadi, perlu kami tegaskan bahwa, Kasus masih kami tangani dalam tahap penyelidikan. Keterangan korban juga sudah diambil,” ujar AKP Muksin saat berbicara dengan Insertrakyat.com melalui sambungan WhatsApp, pada Minggu (15/3/2026).

BACA JUGA :  Propam Polsek Sinjai Timur Ikut Patroli Objek Wisata, Pengunjung Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Kapolsek menjelaskan bahwa perkembangan penanganan perkara akan disampaikan kepada publik setelah penyelidikan menunjukkan hasil.

“Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” ujarnya.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di warung milik Kepala Dusun, Agus Syam, di Desa Tongke-Tongke pada Minggu dini hari, 28 September 2025 sekitar pukul 02.00 WITA.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya masuk ke dalam warung dan mengambil sejumlah barang. Barang yang hilang antara lain satu unit salon merek Bariton, satu kompor gas dua tungku merek Rinnai, gabah sekitar 8,5 karung, serta satu tabung gas ukuran 3 kilogram.

BACA JUGA :  AKP Muksin Sirajuddin Menyatukan Misi Ramadhan Penuh Berkah

Korban memperkirakan total kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp7,8 juta.

Petugas Polsek Sinjai Timur mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari korban. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari pemilik warung.

Hingga kini, polisi masih melanjutkan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Kapolsek Sinjai Timur juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA :  Ngabuburit Unik, Komunitas Motor Trail Sinjai Timur Balapan di Tengah Sawah

“Masyarakat kami imbau agar selalu waspada dan segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” kunci AKP Muksin.

Sebelumnya Ahad pagi, diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa kasus diduga sudah dihentikan.

Kendati demikian Kapolsek Sinjai Timur, baru berhasil dikonfirmasi pada Sore hari pukul 16.59 WITA, menegaskan bahwa sampai saat ini kasus masih ditangani dengan status Lidik /Penyelidikan Polsek Sinjai Timur.

(Red)

 Ikuti Berita Insertrakyat.com