JAKARTA, INSERTRAKYAT.com – Tahun baru, inovasi baru demikian Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun) Mahkamah Agung RI mengawali 2026 dengan pembinaan teknis dan administrasi secara daring, sekaligus meluncurkan Aplikasi Pendukung SIPP (APS) untuk mempermudah akses informasi dan mempercepat layanan peradilan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., Dirjen Badilmiltun, dan diikuti seluruh personil peradilan militer dan tata usaha negara di seluruh Indonesia melalui platform virtual. PTUN Pontianak turut aktif dalam agenda ini, menghadirkan Ketua, Wakil Ketua, hakim, panitera, sekretaris, dan staf untuk menyerap arahan kebijakan strategis.
Dalam arahannya, Dirjen Badilmiltun meyebutkan evaluasi capaian tahun sebelumnya menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan menghadapi tantangan 2026.
“Melihat kembali tahun lalu adalah kesempatan untuk mengevaluasi apa yang sudah tercapai, apa yang belum, serta apa yang masih bisa diperbaiki,” jelas Dirjen Badilmiltun.
Pembinaan kali ini lebih kepada penguatan integritas, akselerasi transformasi digital, dan peningkatan kualitas layanan publik.
Beberapa satuan kerja mendapatkan sorotan positif atas predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) seperti PTTUN Makassar dan PTUN Pangkal Pinang, sementara penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berhasil di Dilmil II-09 Bandung, PTUN Yogyakarta, dan PTUN Surabaya.
Di ranah teknis yudisial, fokus diberikan pada implementasi e-Litigation dan layanan eksekusi, dengan kota-kota seperti Jakarta, Makassar, Semarang, Palembang, Serang, Denpasar, Padang, Yogyakarta, dan Pangkal Pinang mencatat performa menonjol.
Puncak pembinaan ditandai peluncuran Aplikasi Pendukung SIPP (APS) Badilmiltun, inovasi teknologi terbaru yang meningkatkan transparansi, integrasi, dan efisiensi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).
Secara simbolis, Dirjen Badilmiltun membuka aplikasi dengan kalimat,
“Bismillahirrahmanirrahim, Aplikasi Pendukung SIPP (APS) Badilmiltun saya nyatakan resmi digunakan.”
Aplikasi ini diharapkan memangkas birokrasi internal dan mempercepat akses informasi bagi pencari keadilan, mendukung peradilan yang modern dan profesional.
Menutup rangkaian kegiatan, Dirjen Badilmiltun menyampaikan pesan motivasi dan harapan agar tahun 2026 membawa kesuksesan lebih besar bagi seluruh personel Ditjen Badilmiltun.
“Semoga tahun 2026 semakin sukses, sejahtera, sehat, dan bahagia bagi seluruh personel di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara,” pungkasnya.




























