SINJAI, INSERTRAKYAT.COM, – Di saat masyarakat Islam khusyuk melantunkan doa dan ayat suci di atas sajadah [dalam Masjid] pada bulan Ramadhan, ada sosok yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan kebersamaan dengan keluarga demi menjaga keamanan ialah Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar dan para personel Polres Sinjai.
Puncaknya, pada Sabtu malam, 15 Maret 2025, ketika gema takbir (Sholat Tarawih), dan ayat suci berkumandang dari masjid-masjid di penjuru Kabupaten Sinjai, para petugas kepolisian telah lebih dulu bersiap.
Suami dari pada Ibu Bhayangkari itu semua menjalankan tugas dengan penuh pengabdian, agar umat Islam dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan sejuk.
Bahkan, para personel sigap mengatur arus lalu lintas, mencegah kemacetan, serta mengantisipasi potensi tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor.
Humas Polres Sinjai dalam keterangan [akurat], menjelaskan bahwa, pengamanan tersebut dipimpin oleh Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar melalui Kabag Ops Polres Sinjai, Kompol Sunyoto, S.Sos, bersama para perwira dan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi serta Polsek jajaran.
“Pengamanan bertujuan memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa khawatir terhadap gangguan keamanan atau ketertiban,” kata Brother Harry Azhar begitu panggilan akrabnya.
Ternyata aksi heroik Institusi Polri tak luput dari perhatian publik dan masyarakat.
Lebih jelasnya, saat berbicara melalui sambungan daring tepat pukul 23.40 WITA, seorang anak Rakyat, bernama Jamaluddin mengutarakan kepada Bahtiar (Insertrakyat.com-red), bahwa, sesekali terlihat personel Polres Sinjai yang sedang mengatur lalu lintas mengusap keringat di wajahnya.
Adapun [Kelihatannya], mereka tidak pernah lelah, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Polisi senantiasa mengayomi dengan penuh tanggung jawab. Memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya pengendara,” ucap Jamaluddin.
“Tutur sapa polisi di Sinjai kepada pengendara terdengar tegas dan bijak, mereka ini polisi humanis, pengendara diberikan imbauan dan diingatkan agar tetap menjaga keselamatan diri dan orang lain saat berkendara di jalan raya. Edukasi ini sangat bermanfaat bagi pengendara,” bunyi pernyataan Jamaluddin seorang pengendara mobil yang kebetulan melintas dari arah Bulukumba ke Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone.
Informasi sumber lain (seorang polisi,-red), juga menyebut, tak jarang saat bertugas, polisi sudah terbiasa; harus menahan lapar lebih lama atau menunda berbuka puasa saat bertugas.
Dalam beberapa kasus, mereka harus berhadapan dengan oknum-oknum yang mengganggu ketertiban.
“Semua itu dijalani dengan ikhlas, karena pengorbanan ini adalah bagian dari tugas mulia, tanggung jawab, dengan menjaga kedamaian bagi sesama,” ujarnya.
Seputar realita giat Institusi polri belum berhenti dihimpun sampai disitu, orang nomor satu di Mapolres Sinjai, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harry Azhar S.H., S.I.K., M.H dalam beberapa kesempatan saat berbicara dengan Insertrakyat.com, baik langsung maupun melalui sambungan telepon, hingga kembali pada Sabtu malam, (15/3) dirinya mengajak masyarakat untuk turut serta dalam menjaga keamanan lingkungan setempat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan agar bisa segera dicegah,” tegas Kapolres.
Kendati demikian, di tengah suasana yang penuh kebahagiaan dan keberkahan, khususnya malam Ramadhan, saat masyarakat menundukkan kepala dalam doa dan sujud menghadap Kiblat di dalam Masjid, di tempat terpisah di luar sana, di jalan-jalan dan halaman masjid, para polisi tetap berdiri tegak, sigap menjaga keutuhan “Kamtibmas”.















