Bekasi, InsertRakyat.com —  Wilayah Bekasi dan sekitarnya diguncang gempa bumi. BBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyebut Kejadian berlangsung sejak Rabu malam (20/08) hingga Kamis pagi.

“Gempa pertama tercatat pukul 19.54 WIB, getarannya terasa hingga Jakarta, Depok, dan Bogor, menimbulkan kepanikan ringan warga,” bunyi keterangan resmi Kantor Pusat BMKG, dikutip Insertrakyat.com, Ahad, (25/8/2025).

BACA JUGA :  Headline News, BMKG : Gempa M6,3 di Tenggara Kuril’sk Rusia, Tidak Berpotensi Menimbulkan Tsunami di Indonesia

BMKG menegaskan bahwa, gempa bersumber dari patahan West Java Back-arc Thrust dan termasuk jenis gempa dangkal. Patahan ini berbeda dengan Sesar Baribis, yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan aktivitas gempa di Jabodetabek.

Para pakar geologi menekankan, West Java Back-arc Thrust merupakan patahan aktif di daratan Jawa Barat yang berpotensi menimbulkan getaran signifikan. Karakter gempa daratan berbeda dengan gempa dari sesar laut atau zona subduksi, sehingga dampaknya lebih terasa pada permukiman padat.

BACA JUGA :  Bencana Alam Melanda Tiga Provinsi, Formappel Desak Pemerintah Indonesia Hentikan Aktivitas Ilegal

Peristiwa ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Langkah yang disarankan termasuk pemetaan risiko, penguatan bangunan, sosialisasi jalur evakuasi, dan kesiapan fasilitas publik.

BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan selalu memantau informasi resmi terkait kemungkinan gempa susulan. Warga diminta memeriksa keamanan rumah, sekolah, dan fasilitas publik di lingkungan mereka.

BACA JUGA :  Breaking News: BMKG Prediksi Cuaca Sinjai Didominasi Berawan, Akhir Pekan Cerah

Rangkaian gempa dengan kedalaman puluhan meter itu memantul pentingnya  mitigasi bencana di wilayah Jabodetabek, terutama karena kawasan ini padat penduduk dan memiliki banyak infrastruktur vital.


Jurnalis: Anggyta|Editor: Zamroni