Pengadilan Negeri Sinjai akan menerima kunjungan study tour sekitar 40 siswa sekolah dasar dari berbagai SD di Kabupaten Sinjai pada Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dunia hukum dan lembaga peradilan kepada anak-anak sejak usia dini.

Ketua Pengadilan Negeri Sinjai, Anthonie Spilkam Mona, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada PN Sinjai sebagai salah satu tujuan kunjungan edukatif para pelajar.

“Kami merasa terhormat karena Pengadilan Negeri Sinjai dipilih sebagai lokasi study tour bagi para siswa sekolah dasar. Ini menjadi bukti bahwa pengadilan tidak hanya dipandang sebagai tempat penyelesaian perkara, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, termasuk anak-anak,” kata Anthonie kepada Awak Media saat dihubungi melalui sambung daring.

Menurutnya, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan PN Sinjai dalam membangun kepercayaan publik sebagai lembaga penegak hukum yang humanis dan ramah anak. Salah satunya melalui penyediaan ruang tunggu anak yang dilengkapi berbagai buku bacaan edukatif serta permainan yang dapat dimanfaatkan selama berada di lingkungan pengadilan.

“Kami berupaya menghadirkan suasana yang nyaman dan bersahabat bagi anak-anak. Pengadilan harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Anthonie juga mengapresiasi peran media dan para jurnalis yang selama ini telah membantu menyampaikan berbagai inovasi dan pelayanan publik yang dilakukan PN Sinjai kepada masyarakat.

“Publikasi yang dilakukan rekan-rekan media sangat membantu masyarakat mengetahui berbagai layanan dan fasilitas yang kami hadirkan. Kami berterima kasih atas dukungan tersebut sehingga berbagai program PN Sinjai dapat dikenal lebih luas,” ungkapnya.

Ia berharap kunjungan study tour tersebut dapat memberikan pemahaman dasar kepada para siswa mengenai fungsi dan peran lembaga peradilan dalam sistem hukum Indonesia.

“Harapan kami, anak-anak dapat mengenal sejak dini bahwa pengadilan bukanlah tempat yang menakutkan. Pengadilan adalah institusi yang hadir untuk menegakkan keadilan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak,” tuturnya.

Sebelumnya, PN Sinjai juga menjadi perhatian publik setelah menghadirkan berbagai program edukatif, termasuk ruang literasi hukum yang terbuka bagi masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Mahkamah Agung RI melalui Pengadilan Negeri Sinjai dalam memperluas pemahaman hukum di tingkat daerah.

Melalui ruang literasi tersebut, masyarakat dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa, pelajar, jurnalis, advokat hingga masyarakat umum dapat mengakses berbagai referensi dan bahan bacaan hukum secara lebih mudah.

“Melalui ruang literasi dan berbagai program edukasi lainnya, kami berharap budaya membaca serta pemahaman hukum masyarakat terus meningkat. Pengadilan harus menjadi ruang pembelajaran yang terbuka, mudah diakses, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutup Anthonie Spilkam Mona.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung, Syamsul Bahri yang ditemui oleh awak media Supriadi Buraerah bersama dengan H.Wahyu Suanggoro SH MH ,Kasubag data dan informasi PTSP M.A di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis Siang, juga memberikan apresiasi atas inovasi PN Sinjai.

Menurut mereka, gagasan PN Sinjai dan rencana kunjungan dari pihak lini pendidikan formal patut mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan. “Inovasi PN dan pengembangan pengetahuan [pendidikan] generasi penerus bangsa patut kita dukung bersama,” kuncinya seru.